Senin, Mei 20, 2024
BerandaEkonomi BisnisKibarkan Bendera Putih, Cafe di Cilegon Ini Rugi Puluhan Juta Selama PPKM...

Kibarkan Bendera Putih, Cafe di Cilegon Ini Rugi Puluhan Juta Selama PPKM Darurat

CILEGON, BCO.CO.ID – Imbas penerapan dan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali di Kota Cilegon, Provinsi Banten membuat para pelaku usaha mengeluh lantaran kehilangan pendapatan selama kurang lebih satu bulan berjalan. Bahkan, salah satu cafe yang berada di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kecamatan Jombang, terpaksa mengibarkan bendera putih.

Ditemui wartawan, pengelola Café Gue Cilegon Rizki Irawan mengatakan, pengibaran bendera putih karena untuk memprotes kebijakan PPKM yang tanpa solusi bagi pelaku usaha. “Kami menyerah, plastik (putih-res) itu karena memang boro-boro mau beli bendera kita pemasukan aja enggak ada sementara sewa gedung udah dibayar, modal defisit, belum lagi kita juga harus tetap bayar karyawan,” kata Rizki, Jumat 30 Juli 2021.

Akibat penutupan jalan protokol dari kebijakan PPKM Darurat tersebut, lanjut Rizki, ia mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Belum lagi, banyak bahan dagangannya yang dibuang sia-sia karena telah membusuk. “Tutup hampir selama sebulan ini, kita ruginya perkiraan Rp50 juta. Daging 50 kilogram di buang karena membusuk, susu 30 dus kadaluarsa, beras juga iya. Tapi yang masih bisa dikonsumsi kita bagi-bagi sama pemulung yang lewat, daripada kebuang sia-sia,” jelasnya.

iklan
iklan

Rizki menambahkan, sebelumnya saat penerapan PPKM Darurat tempatnya usaha itu dibubarkan petugas saat razia berlangsung. Meskipun mengalami kerugian yang cukup fantastis, pihaknya masih tetap memperkerjakan para karyawan tersebut dengan bayaran (gaji) yang tidak penuh karena tempat usahanya tidak beroperasi. “Karyawan tetap digaji tapi enggak full yah, ada 15 orang yang kerja disini,” imbuhnya.

iklan

Diharapkan, pemerintah daerah dalam hal ini Pemkot Cilegon dapat memberikan solusi yang memberikan dampak positif bagi para pengusaha kuliner. “Kami minta diberikan bimbingan, karena kami enggak tahu lagi jualannya mesti gimana,” tutup Rizki. []

iklan
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments