BCO.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon menguras genangan air yang merendam area basement gedung eks Matahari Lama, Rabu 7 Januari 2026.
Upaya ini dilakukan, guna menjaga dan mengantisipasi kerusakan struktur bangunan akibat rendaman air yang berkepanjangan.
Kasie Kedaruratan BPBD Kota Cilegon Zilyasri bilang, air yang dikuras dengan cara disedot ini dilakukan atas instruksi langsung dari Kepala Pelaksana BPBD. Menurutnya, kondisi air di dalam basement cukup memprihatinkan dengan ketinggian dari dasar hingga permukaan mencapai hampir dua meter.

“Kedalamannya saya perkirakan hampir dua meter,” ujar Zilyasri, saat ditemui di lokasi kegiatan.
Dalam proses evakuasi air tersebut, tim BPBD menghadapi beberapa kendala teknis di lapangan. Selain faktor ketinggian yang menyulitkan daya hisap mesin, peralatan pompa juga sempat mengalami gangguan. “BPBD mengerahkan total empat unit Alkon dengan berbagai kapasitas untuk mempercepat proses. Terkait tumpukan sampah di dalam gedung, akan dikoordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup,” terangnya.
Zilyasri memprediksi proses pengurasan ini tidak bisa selesai dalam waktu singkat mengingat volume air yang sangat besar. “Kalau sehari sepertinya tidak mungkin. Maksimal satu minggu untuk menyelesaikannya,” tambahnya.
Ia juga menegaskan, bahwa jika air dibiarkan terus merendam fondasi gedung, terdapat risiko besar bagi keselamatan struktur bangunan. “Jika tidak segera disedot, bakalan roboh, karena terjadi korosi pada struktur bangunan,” pungkasnya. []

