Selasa, Maret 17, 2026
BerandaPemerintahanBerbaju Adat Saat Peringati Hardiknas, Walkot Cilegon: Dibutuhkan Kerjasama Semua Pihak

Berbaju Adat Saat Peringati Hardiknas, Walkot Cilegon: Dibutuhkan Kerjasama Semua Pihak

BCO.CO.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dunia pendidikan demi menghadirkan pendidikan yang bermutu. Hal itu, ia sampaikan ketika memberikan sambutan pada upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kota Cilegon tahun 2025 di Halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Jumat 02 Mei 2025.

Wali Kota yang saat itu mengenakan baju adat daerah menekankan, peran serta masyarakat hingga dunia usaha sangat dibutuhkan. Pasalnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri sehingga perlu adanya kolaborasi antar elemen. “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kerjasama semua pihak orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa untuk menghadirkan pendidikan yang bermutu,” kata Robinsar.

Dia bilang, Hardiknas bukan hanya seremoni tahunan, melainkan momen reflektif untuk memperkuat komitmen terhadap amanat konstitusi. “Peringatan Hari Pendidikan Nasional bukanlah sekadar seremonial tahunan yang ditandai dengan upacara bendera dan berbagai ragam lomba, hari ini adalah momentum untuk meneguhkan dedikasi dan semangat kita dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

iklan

Robinsar menegaskan, hak atas pendidikan dijamin oleh konstitusi dan tidak boleh ada diskriminasi dalam pemenuhannya. Terlebih, Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. “Pada hakikatnya pendidikan adalah proses membangun kepribadian yang utama, akhlak mulia, dan peradaban bangsa, pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat dalam diri setiap insan baik sebagai pribadi maupun warga negara.” tegasnya.

Selain itu, Robinsar mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan pendidikan sebagai prioritas nasional dalam Asta Cita. “Sangat tepat ketika Presiden Prabowo menempatkan pendidikan sebagai prioritas. Beliau berkomitmen membangun sumber daya manusia yang kuat sebagai aktor dan agen perubahan yang mengantarkan Indonesia menjadi bangsa dan negara yang adil dan makmur,” ucapnya.

“Presiden bertekad memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Guru harus menjadi agen pembelajaran dan agen peradaban. Guru bukan hanya fasilitator, tetapi juga mentor dan konselor bagi para murid. Mereka adalah orang tua yang senantiasa hadir membimbing generasi penerus bangsa,” tambahnya.

Robinsar turut menyinggung sejumlah program unggulan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang telah berjalan sejak Oktober 2024, mulai dari perbaikan tata kelola pendidikan hingga penerapan kurikulum inovatif dan pendidikan karakter. “Kementerian telah memperbaiki tata kelola, pembinaan, dan kinerja guru. Secara kurikuler, kita menuju pembelajaran mendalam, pengenalan coding, kecerdasan artifisial, dan karakter melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” pungkas Robinsar. []

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments