Sabtu, Mei 30, 2026
BerandaHumanioraAlokasi Biaya Vaksin Covid-19, Pemkot Cilegon Tunggu Kepastian Pusat

Alokasi Biaya Vaksin Covid-19, Pemkot Cilegon Tunggu Kepastian Pusat

CILEGON, BCO.CO.ID – Pemkot Cilegon sampai hari ini masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat perihal biaya yang akan dikeluarkan demi meng-cover pendanaan vaksin Covid-19.

Plt. Dinas Kesehatan Kota Cilegon Dana Sujaksani mengatakan, Pemkot Cilegon belum mengetahui kepastian dari harga vaksin virus corona itu. Meski demikian, Dana berharap proses vaksinasi tersebut digratiskan oleh pemerintah pusat.

“Kita kan belum tahu total anggarannya berapa untuk harga (vaksin covid-19-red). Paling di pertenggahan 2021 mendatang kalau itu berbayar. Mudah-mudahan saja gratis. Tapi yang jelas, kita belum menerima surat resmi dari pusat. Khawatir kata pusat gratis tapi dari daerah berbayar. Alhamdullilah kalau gratis,” kata Dana, dikonfirmasi wartawan, Kamis 17 Desember 2020.

Disinggung antisipasi Pemkot Cilegon apabila pemerintah pusat membanderol harga vaksin covid-19, Dana mengungkapkan, kewenangan tersebut berada di pihak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Cilegon.

“Nanti itu urusan TAPD. Karena sebelumnya, pemerintah ada wacana akan membebankan semuanya ke daerah. Dan meminta daerah untuk melakukan refocusing anggaran kembali,” ujarnya.

Terpisah, Walikota Cilegon Edi Ariadi mengaku hingga saat ini Pemkot Cilegon belum menganggarkan dana untuk membiayai vaksin Covid-19. Edi menjelaskan, APBN yang saat ini digunakan untuk kepentingan vaksinasi tersebut.

“Itu mah APBN. Dan sampai sekarang kita belum menganggarkan biaya untuk meng-cover vaksin covid-19, kecuali ada perintah dari pusat. Misalnya, kalau kita punya anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus) harus di refocusing kembali. Prinsipnya, saya bagaimana perintah pimpinan (Presiden) saja,” kata Edi singkat.

Sebagai informasi, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menegaskan bahwa proses vaksinasi tersebut tidak dipungut biaya alias gratis. Jokowi juga memerintahkan para menteri di kabinetnya, serta pemerintah daerah untuk memprioritaskan vaksinasi di tahun anggaran 2021. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -

Recent Comments