BCO.CO.ID – Pihak Dwipa Event Organizer (EO) penyelenggara Cilegon Expo 2026 akhirnya angkat bicara terkait polemik batalnya penampilan grup band Neon Junior yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

Melalui keterangan resminya, Koordinator Acara Rizal Arif Baihaqi bilang, penyelenggara mengklarifikasi bahwa tidak ada niatan untuk meniadakan ruang tampil bagi grup tersebut. Situasi di lapangan yang memaksa adanya penyesuaian jadwal demi faktor keamanan.
Dijelaskan, bahwa sejak awal Neon Junior sudah masuk ke dalam rundown resmi. Namun, antusiasme masyarakat yang luar biasa menyebabkan kepadatan massa yang ekstrem di area Alun-alun Kota Cilegon.
“Demi mengutamakan keselamatan pengunjung, artis, dan kru, kami melakukan mitigasi keamanan berupa penyesuaian teknis jadwal penampilan,” kata Rizal, Rabu 29 April 2026.
Sebagai solusi atas kepadatan tersebut, penyelenggara mengaku telah memberikan opsi kepada manajemen Neon Junior untuk naik panggung setelah penampilan Denny Caknan, dengan asumsi kondisi massa sudah lebih terkendali.
Namun, pihak EO menyayangkan keputusan sepihak dari manajemen artis yang memilih meninggalkan lokasi sebelum kesempatan tersebut tiba.”Kami tetap memberikan kesempatan tampil setelah Denny Caknan, namun sebelum itu terlaksana, pihak Neon Junior memilih meninggalkan lokasi acara,” lanjut Rizal lagi.
Menanggapi opini yang berkembang liar di jagat maya, pihak penyelenggara mengimbau masyarakat dan pihak terkait untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu agar informasi yang beredar tidak simpang siur.”Kami menyayangkan berkembangnya opini tanpa konfirmasi kepada pihak EO sehingga membentuk persepsi yang tidak utuh di masyarakat,” ucapnya.
Penyelenggara menegaskan bahwa Cilegon Expo 2026 adalah wadah kolaborasi bagi ratusan pelaku seni, UMKM, dan komunitas. Pihak EO mengaku tetap terbuka untuk ruang dialog demi menjaga ekosistem kreatif di Kota Cilegon tetap kondusif dan profesional.[]
