BCO.CO.ID – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Cilegon menggelar kegiatan Pemberdayaan dan Pengembangan Perempuan dalam rangka memperingati Hari Kartini di Aula DPRD Kota Cilegon, Selasa, 21 April 2026.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon Lendy Delyanto, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Cilegon Siti Nurhayani Aziz, perwakilan DWP Erna Safrudin, serta jajaran pengurus organisasi wanita se-Kota Cilegon.
Ketua GOW Kota Cilegon, Nur Kusuma Ngarasati atau akrab disapa Raras, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para pengurus. Ia menekankan bahwa semangat juang Raden Ajeng Kartini harus diimplementasikan sesuai tantangan zaman, yakni era digitalisasi.

“Makna ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ saat ini adalah bagaimana perempuan bisa terus berkembang dan menjadi ‘terang’ di tengah kemajuan teknologi. Perempuan dituntut melek digital, mampu menyaring informasi, serta melindungi diri dari risiko dunia maya,” ujar Raras.
Lebih lanjut, Raras juga mengatakan jika di tengah perkembangan teknologi, perempuan dituntut untuk melek digital dan mampu menyaring informasi serta melindungi diri dari berbagai risiko dunia maya.“Keseharian kita tidak lepas dari penggunaan handphone. Maka penting bagi kita untuk memahami bagaimana menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di dunia digital. ‘Terang’ di era sekarang adalah bagaimana kita cerdas, bijak, dan percaya diri,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Cilegon Lendy Delyanto menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat peran perempuan, tidak hanya dalam ranah domestik tetapi juga sebagai pilar utama dalam pembangunan ekonomi dan sosial.
“Perempuan yang berdaya adalah kunci bagi keluarga yang sejahtera dan kuat. Pemerintah Kota Cilegon berkomitmen untuk terus memberikan ruang pengembangan potensi agar perempuan semakin mandiri, cerdas, dan inovatif,” ujarnya.
Selain itu, Lendy juga menyoroti pentingnya literasi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Ia juga turut mengingatkan kepada seluruh perempuan di Kota Cilegon untuk bijak dalam menggunakan media sosial.
“Perempuan harus cerdas dalam memilih informasi, melindungi data pribadi, dan waspada terhadap potensi kejahatan digital. Kita tidak hanya harus mahir menggunakan gadget, tetapi juga memiliki benteng perlindungan diri di ruang digital,” tambahnya. []
