BCO.CO.ID – Puluhan santri atau siswa/i MTS Al Inayah, mengalami gejala mual hingga muntah-muntah yang diduga keracunan menu MBG yang disalurkan oleh salah satu SPPG di Kota Cilegon pada Kamis 16 April 2026.
Dari informasi yang dihimpun BCO, total ada 49 orang siswa yang dilarikan ke tiga fasilitas kesehatan di Kecamatan Cibeber untuk menjalani perawatan medis.
Pantauan BCO Media di Puskesmas Cibeber, terdapat kurang lebih 24 orang siswa yang sempat mendapatkan perawatan dengan gejala serupa. Meskipun demikian, sebagian besar korban keracunan MBG itu sudah diperbolehkan pulang.
Selain itu, Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, Dandim 0623/Cilegon Letkol (Inf) Imam Buchori, dan Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, sempat menjenguk para pasien yang diduga mengalami keracunan menu MBG tersebut.

Petugas medis Puskesmas Cibeber dr. Syenni Budiman mengatakan, terdapat tiga orang pasien yang datang ke Puskesmas Cibeber pada Kamis malam dengan keluhan mual, muntah, sakit perut, hingga pusing. “Jadi kemungkinan besar sih dari makanan, cuman belum jelas makanannya ini darimana,” kata dr. Syenni.
Besar kemungkinan, lanjut dr. Syenni, gejala yang dialami pasien di Puskesmas Cibeber tersebut diakibatkan oleh makanan yang dikonsumsi sebelum mereka merasakan sakit. “Mungkin, karena pertama yang sakit enggak cuma satu orang,” terangnya.
Sementara itu, Kapolsek Cibeber IPTU Ibna Saputra mengatakan, peristiwa ini sedang dalam penyelidikan. “Ya betul, masuk pidana kalau ada seseorang yang memasukan bahan yang dilarang untuk dikonsumsi sesuai pasal 504 UU Nomor 1 tahun 2023 KUHP. Namun penyelidikannya panjang, dan butuh bantuan daripenyidik tingkat Polres dan Polda,” katanya.[]
