Rabu, Juni 3, 2026
BerandaHukum & KriminalLive IG Sambil Nenteng Celurit Mau Tawuran, Tiga Remaja Dibawa ke Polres...

Live IG Sambil Nenteng Celurit Mau Tawuran, Tiga Remaja Dibawa ke Polres Cilegon

BCO.CO.ID – Tim Jawara Street Crime Polres Cilegon, mengamankan tiga orang remaja yang hendak melakukan aksi tawuran pada Selasa dinihari 20 Mei 2025.

Ketiga remaja tersebut, diamankan petugas saat hendak kabur ke wilayah Bojonegara tepatnya di sekitar Lingkungan Samendaran, Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

Sebelumnya, petugas yang melakukan patroli siber di media sosial menemukan siaran langsung di Instagram terkait adanya kelompok remaja yang menenteng senjata tajam jenis celurit. Setelah itu, tim kemudian bergerak menuju lokasi untuk menggagalkan aksi tersebut.Melihat kedatangan petugas, tiga orang remaja yang berboncengan di satu sepeda motor kemudian berusaha kabur namun malah menabrak pagar kawat berduri.

Akibatnya, satu orang di antaranya mengalami luka lalu diamankan petugas. Sementara itu, anak-anak remaja lain berhasil kabur.

Menurut KBO Satreskrim Polres Cilegon IPTU Muhyidin menyampaikan, para remaja ini sebelumnya sudah melakukan kesepakatan dengan kelompok lain untuk melakukan aksi tawuran.

“Didapat salah satu geng Puspet 23 Official gabung dengan geng Cilegon Mistery akan bertarung dengan geng Kampung Tengah di salah satu tempat di Panggung Rawi, mereka belum sempat bertemu dan bertemunya dengan tim kita. Mereka kabur, namun salah satu ada yang nabrak pagar kawat, jadi malam ini udah kita gagalkan rencana tawuran tersebut,” kata IPTU Muhyidin.

Dari kegiatan itu, petugas juga mengamankan satu buah senjata tajam jenis celurit yang diperkiran memiliki Panjang 1,5 meter dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy A 2554 UP.

“Mereka kami sudah serahkan ke tim piket Satreskrim Polres Cilegon, nanti akan dilakukan pemeriksaan sejauh mana peran anak-anak ini,” jelasnya.

Masih kata IPTU Muhyidin, ia secara tegas memita orangtua yang memiliki anak-anak berusia remaja untuk memperketat pengawasan kepada anak-anaknya. “Kita minta para orangtua, bahwa pengawasannya tolong diperketat lagi. Ngapain coba tengah malam dibiarkan anaknya keluyuran. Bagaimana sekolahnya mau bener, mungkin solat Subuh juga enggak. Jadi tolong dengan sangat awasi dan perketat lagi anak-anaknya,” pungkasnya. []

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -

Recent Comments