BCO.CO.ID – Sebanyak 1.100 siswa SMP Negeri 5 Kota Cilegon mengikuti pemeriksaan kesehatan mata dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di lingkungan sekolah, Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan tersebut terlaksana atas kolaborasi Baznas Kota Cilegon, Ikatan Profesi Optometris Indonesia (IROPIN), Pemerintah Kota Cilegon, serta sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan yang mendukung pemeriksaan lanjutan dan rujukan bagi siswa yang membutuhkan.

Ketua Panitia, Ian Syaiful Malik, menjelaskan seluruh siswa SMPN 5 Kota Cilegon menjadi sasaran dalam kegiatan tersebut dengan melibatkan puluhan tenaga optometris dari Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Pandeglang, Lebak hingga Tangerang.
Sedangkan tahapan pemeriksaan ini diawali dengan screening ketajaman penglihatan (visus), kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan refraksi bagi siswa yang terindikasi mengalami gangguan penglihatan. “Setelah screening visus, siswa yang hasilnya bermasalah langsung menjalani pemeriksaan refraksi secara objektif maupun subjektif,” ujar Ian.
Selanjutnya, bagi siswa yang terdiagnosis mengalami kelainan refraksi seperti rabun jauh (minus), rabun dekat (plus), maupun silinder akan mendapatkan bantuan kacamata sesuai hasil pemeriksaan. Sementara itu, siswa yang ditemukan mengalami gangguan non-refraksi atau kelainan pada organ mata akan dirujuk ke rumah sakit mitra untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. “Sedangkan apabila terdapat gangguan non-refraksi, akan dirujuk ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.
Ketua IROPIN Provinsi Banten, Fetrix Livanos, mengatakan pemeriksaan kesehatan mata sejak usia sekolah sangat penting untuk mendeteksi gangguan penglihatan sedini mungkin. Menurutnya, deteksi dini dapat membantu meningkatkan kualitas belajar siswa karena gangguan penglihatan yang ditangani lebih cepat akan meminimalkan hambatan saat mengikuti pembelajaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Ratih Purnamasari, mengimbau para pelajar untuk menjaga kesehatan mata dengan membatasi penggunaan gawai, mencukupi waktu istirahat, serta mengonsumsi makanan bergizi yang kaya vitamin A. “Kesehatan adalah investasi dan mata merupakan jendela dunia. Karena itu, kesehatan mata harus dijaga sejak dini agar anak-anak dapat belajar dengan baik dan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, serta berdaya saing,” ujarnya.
