Kamis, April 30, 2026
BerandaInfrastrukturTarget Pembangunan RTP 2022 Meleset, Kadisperkim Cilegon: di Merak Gagal Lelang

Target Pembangunan RTP 2022 Meleset, Kadisperkim Cilegon: di Merak Gagal Lelang

CILEGON.BCO.CO.ID – Demi menjalankan program prioritas yang tercatat pada RPJMD, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Cilegon mengklaim telah membangun 4 ruang terbuka publik (RTP) berupa taman di beberapa lokasi di Cilegon. Dari target lima RTP yang dibangun tahun 2022 ini, Disperkim Kota Cilegon baru membuat empat taman. Sementara untuk satu RTP yang direncanakan dibangun tahun 2022 di Kecamatan Pulomerak belum dikerjakan karena gagal lelang.

iklan

Kadisperkim Kota Cilegon Ridwan mengatakan, tiga taman sudah selesai dibangun sementara satu taman lagi yang berlokasi di Kecamatan Cibeber masih dalam proses pengerjaan. “Satu ini gagal lelang untuk yang di Pulomerak. Dan sekarang yang selesai ini Tegal Bunder dan Sukmajaya, satu lagi Cibeber dalam pelaksanaan semoga selesai di akhir tahun,” kata Ridwan, Selasa 20 Desember 2022.

Dijelaskan, tahun 2022 ini Dinas Perkim Kota Cilegon telah membebaskan lahan 11 titik di kelurahan maupun kecamatan yang nantinya akan dibangun Ruang Terbuka Publik (RTP). Sementara untuk di tahun 2023 nanti, Disperkim Kota Cilegon berencana membebaskan 20 lahan dan membangun delapan RTP.

Menurut Ridwan, pembebasan lahan tak melulu harus dilakukan. Sebab apabila ada lahan pemerintah dan lahan Prasarana dan Sarana Utilitas Umum (PSU) maka hal itu dapat dilaksanakan. Meski begitu, pembangunan ini akan dilakukan secara bertahap lantaran karena disesuaikan dengan anggaran yang ada.

“Kita akan bertahap. Untuk membangun perlu lahan, kecuali ada tanah bengkok atau lahan pemerintah yang bisa digunakan atau lahan PSU yang wajib diserahkan ke pemerintah,” jelasnya.

Masih kata Kadisperkim, untuk membebaskan 11 lahan di tahun 2022 pihaknya telah menggelontorkan anggaran sebanyak Rp24 miliar. Sementara untuk membangun RTP, dibutuhkan anggaran sebanyak Rp450 juta.

“Kita ada Rp24 miliar di tahun 2022, untuk di 2023 kita belum ditotal itu ada 20 titik yang kita akan bebaskan rencananya. Anggarannya pun harus dihitung dulu. Kalau RPJMD itu sampai 2026,” pungkas Ridwan. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -

Recent Comments