Selasa, Juli 16, 2024
BerandaHumanioraTampil Dihadapan Masyarakat Bentola, Pesilat Cilik Unjuk Kebolehan

Tampil Dihadapan Masyarakat Bentola, Pesilat Cilik Unjuk Kebolehan

CILEGON.BCO.CO.ID – Belasan pesilat cilik usia 6-10 tahun dari KESTI TTKKDH Ranting Bentola, unjuk kebolehan dihadapan masyarakat setempat saat acara Gembrung Keliling yang digelar di lapangan sepak bola Lingkungan Bentola, Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Sabtu malam 17 September 2022.

Menariknya, bocah-bocah cilik ini tampak menguasai jurus-jurus silat tanpa rasa canggung. Sementara, ada juga penonton yang mengikuti gerakan-gerakan silat yang dilakukan anak-anak itu di hadapan masyarakat.

Ketua Pelaksana Gembrung Keliling Neful Alam mengatakan, animo pesilat cilik tak terlepas dari kegiatan penjaringan yang bertujuan melestarikan seni budaya dari gempuran modernisasi zaman. Sehingga, dengan perkenalan kepada generasi muda, seni budaya silat masih digemari oleh masyarakat. “Secara umum, ini untuk melestarikan budaya dari perkembangan zaman,” kata Alam.

Dikatakan, penjaringan tidak hanya untuk anak-anak saja, namun ada juga remaja dan warga dari berbagai umur dan kalangan. Dalam pertunjukan ini juga, Alam bilang, tidak semua gerakan jurus dipertontonkan kepada publik. “Enggak semua kita pertontonkan (Gerakan Jurusnya-Red), hanya ada beberapa gerakan aja,” jelasnya.

Menurutnya, Gembrung Keliling dilakukan setiap bulan dengan menyasar kampung-kampung di Kecamatan Cibeber. “Kalau Gembrung Kelilingnya satu bulan sekali ke setiap perkampungan atau lingkungan, ini sudah berjalan tiga kali,” terang Alam.

Sementara itu di tempat sama, Ketua DPD KESTI TTKKDH Kota Cilegon Halusi Hambali mengungkapkan, pengembangan seni budaya pencak silat merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan dan dilestarikan. Pasalnya, Kota Cilegon sendiri merupakan kota metropolitan yang gampang dimasuki budaya-budaya luar. “Seni budaya ini tanggung jawab kita bersama untuk menetralisir budaya luar akibat modernisasi zaman,” ujar Halusi Hambali.

Selain itu, Hambali menambahkan, ada yang spesial dalam silat TTKKDH dimana adanya tradisi penyucian diri yang digelar setiap tahunnya. “Hanya di KESTI TTKKDH yang punya ritual seperti ini. Makanya nanti Oktober TTKKDH Kota Cilegon mau mengadakan ritual keceran dalam rangka menarik simpati mengembangkan seni budaya,” imbuhnya.

Rencananya, ritual keceran akan dilaksanakan 1 Oktober 2022 mendatang di Gedung DPRD Kota Cilegon. Selain itu, KESTI TTKKDH Kota Cilegon juga bakal mengirimkan 1300 pesilat ke Istora Senayan, Jakarta, untuk mengikuti ritual keceran demi memecahkan Rekor Muri.

“Ritual keceran filosofinya lebih kepada menyucikan hati untuk membersihkan kotoran-kotoran,” tutupnya. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments