BCO.CO.ID – Menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kota Cilegon menyalurkan bantuan tiga truk tangki air bersih kepada warga di wilayah perbukitan Kecamatan Pulomerak, Sabtu 16 Agustus 2026.
Bantuan disalurkan ke tiga lokasi yang terdampak krisis air yakni di Lingkungan Tembulun, Lingkungan Gunung Batur I dan Lingkungan Gunung Batur II.
Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Cilegon, Masduki, menyatakan aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian nyata bagi masyarakat yang belum menikmati akses air bersih secara optimal. “Semangat kemerdekaan bukan sekadar seremoni, melainkan bagaimana warga benar-benar merasakan manfaatnya, termasuk terpenuhinya kebutuhan dasar seperti air bersih,” ujar Masduki.
Masduki menjelaskan, krisis air di kawasan perbukitan tersebut sudah berlangsung lama akibat sulitnya menemukan titik sumber air. Kendala geografis berupa struktur batuan keras membuat upaya pengeboran sebelumnya gagal membuahkan hasil. “Kalau dibor belum keluar, akhirnya harus mencari titik lain. Karena itu tadi saya mendorong PDAM, bagaimana kalau pipa PDAM ditarik sampai ke sini,” katanya.
Masduki yang saat ini menjabat Wakil Ketua II DPRD Kota Cilegon mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan PDAM untuk mempercepat solusi permanen, salah satunya melalui perluasan jaringan pipa PDAM ke area pegunungan. Targetnya, permasalahan krisis air di wilayah tersebut dapat tuntas pada 2027. Tadi Pak Sekda dan Pak Camat juga sudah bicara bahwa ada solusi yang akan segera dilakukan. Mudah-mudahan 2027 selesai,” pungkasnya. []
