Senin, April 20, 2026
BerandaHumanioraKreatif, Bapak-Bapak Ronda di Taman Raya Bikin Lampu Hias Elegan Dari Paralon...

Kreatif, Bapak-Bapak Ronda di Taman Raya Bikin Lampu Hias Elegan Dari Paralon Bekas

CILEGON, BCO.CO.ID – Sejumlah warga yang biasa melakukan kegiatan ronda malam dan tergabung dalam Kelompok Semangat Bina Lingkungan (Kelompok Sembilan) di Komplek Taman Raya Cilegon, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, terbilang kreatif lantaran berinovasi menciptakan lampu hias tidur elegan dari barang bekas sisa pipa paralon.

Lampu hias berbagai motif dan bentuk ini dibuat Kelompok Sembilan ketika waktu luang pada malam hari selepas bekerja dengan memanfaatkan limbah dari lokasi sekitar.

Ketua Kelompok Sembilan Toni Firmansyah mengatakan, kegiatan tersebut berawal dari banyaknya sisa pipa paralon bekas pembuatan alat tani hidroponik yang tidak terpakai. “Awalnya coba-coba karena banyak potongan paralon bekas, kemudian kita tercetus untuk bikin lampu tidur,” kata Toni Firmansyah, Ketua Kelompok Sembilan kepada wartawan, Senin 04 Oktober 2021.

Karena kesibukan masing-masing warga, lanjut Toni, pekerjaan membuat lampu hias inipun dilakukan saat waktu luang atau ketika kumpul di lokasi pos ronda atau lokasi pertanian warga dengan sistem urban farming. “Kita tidak memaksa, karena ini kita lakukan saat lagi kumpul aja. Biasanya malam sambil ronda, istilahnya kumpul-kumpul kreatif dan produktif,” terangnya.

Masih kata Toni, setiap lampu hias dari barang bekas ini dijual dengan harga variatif mulai dari Rp40 ribu sampai Rp200 ribu tergantung tingkat kesulitan maupun besaran ukuran.”Kalau untuk dijual belum jauh yah, hanya sebatas pesanan saja. Biasanya lampu buat di kamar atau di kaffe,” ujar Toni.

Dijelaskan, Kelompok Sembilan Taman Raya ini ingin mengubah pemikiran orang tentang masalah limbah menjadi barang bernilai dengan sentuhan kreatifitas maupun inovasi sehingga permasalahan limbah yang mengganggu lingkungan bisa ditekan menjadi barang-barang bernilai ekonomi.”Kita ingin mengubah mindset orang, bahwa dari sampah bisa jadi petuah, sehingga masalah lingkungan soal sampah bisa dibalikan menjadi keuntungan,” pungkasnya. []

RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -

Recent Comments