BCO.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon, secara gencar melakukan upaya pencegahan narkoba dengan menyasar total 70 sekolah di wilayah Kota Cilegon. Sekolah yang dikunjungi meliputi semua jenjang, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Langkah edukasi terbaru BNN Cilegon berlangsung di SD Islam Al-Azhar 40 YPKS, pada Selasa 30 September 2025.
Katim Pencegahan BNN Kota Cilegon Hendra menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program khusus mereka.”Jadi kalau ke sekolah ada program Bersinar (Bersih Dari Narkoba), dan kita ada program Ikan, Integrasi Kurikulum Anti Narkoba di seluruh jenjang, kalau bisa dari Paud,” kata Hendra, kepada awak media.
Menurutnya, kunjungan ini juga menjadi upaya BNN untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah agar materi anti narkoba bisa masuk ke dalam kurikulum pendidikan.
Hendra mengungkapkan, sasaran utama edukasi adalah pelajar karena data menunjukkan kelompok ini mendominasi kasus narkoba. Hingga saat ini, BNN sudah mengunjungi 70 sekolah dan akan terus berlanjut.
“Kita menyasar ke sekolah-sekolah, pelajar, karena kasus narkoba didominasi oleh para pelajar. Makanya edukasi bahaya narkoba ini bisa mencegah ke para peserta didik dan bisa menjauhkan diri mereka dari narkoba,” jelasnya.
Ia menambahkan, jenis narkoba yang kerap digunakan oleh remaja meliputi ekshimer, tramadol, serta obat-obatan terlarang lainnya. Edukasi dini dinilai sangat penting, terutama bagi siswa SD.
Hendra menyebut siswa SD rentan karena kepolosan mereka.”Siswa SD perlu tau juga rawan terlibat karena anak SD kan rata-rata masih polos ga tau apa-apa dan banyak kasusnya anak SD diminta mengantar barang taunya narkoba,” ujarnya.
Hendra juga mengimbau para orang tua untuk menjaga hubungan dan komunikasi dengan anak. “Untuk para orang tua tolong jaga anaknya, jaga hubungan dan komunikasi dengan anak, banyak permasalahan narkoba muncul karena permasalahan dari keluarga,” tutupnya. []
