BCO.CO.ID – Geliat pembinaan generasi Quran kembali mengemuka di Kabupaten Serang melalui penyelenggaraan Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ) bertajuk “Bersama Al-Quran Menuju Generasi Rabbani” yang diselenggarakan Yayasan Jami Ibadurrahman kemarin. Ajang bergengsi ini berlangsung di Komplek Pejaten Mas Estate dengan menghadirkan ratusan peserta dari berbagai kalangan.
Ketua Yayasan Jami Ibadurrahman, Gallan Kusuma, dalam sambutan pembukaan menekankan urgensi kecerdasan emosional sebagai pondasi pembentukan karakter generasi muda. “Riset Harvard University membuktikan bahwa kesuksesan seseorang hanya 20 persen ditentukan oleh IQ, sementara 80 persen sisanya bergantung pada kecerdasan emosional. Islam telah mengantisipasi hal ini sejak 1.400 tahun silam,” ungkapnya dengan penuh yakin.
Musabaqah yang dikemas dalam format komprehensif ini mengakomodasi empat kategori peserta: siswa SD kelas 1-3 dengan hafalan Juz 30, siswa SD kelas 4-6 dengan hafalan Juz 29-30, siswa SMP dengan hafalan Juz 28-30, serta kategori khusus ibu-ibu dengan hafalan Juz 30. Antusiasme peserta mencapai target optimal dengan total 184 kontestan dari berbagai daerah di wilayah Serang dan sekitarnya.

Keunikan acara ini terletak pada pendekatan holistik yang tidak semata-mata menekankan aspek kompetitif, melainkan juga dimensi edukatif melalui seminar parenting dan program sosial berupa penyediaan sembako murah bagi masyarakat. Lanjutnya, Gallan menjelaskan, “Visi kami adalah mewujudkan generasi Rabbani yang berakidah lurus, berakhlak mulia, dan istiqamah dalam menjaga serta mengamalkan Al-Quran sesuai manhaj salafus sholeh.”
Dalam pidato pembukaan yang berdurasi 30 menit, panitia menghadirkan narasi inspiratif mengenai kekuatan transformatif Al-Quran dalam membentuk kecerdasan emosional. Rujukan kepada sosok Imam Syafi’i yang menghafal Al-Quran di usia 7 tahun menjadi momentum reflektif bagi peserta dan orangtua mengenai potensi luar biasa yang dapat diraih melalui interaksi intens dengan kitab suci.
Yayasan Jami Ibadurrahman, yang resmi berdiri pada Ramadhan 1443 Hijriyah, telah menunjukkan konsistensi dalam mengembangkan program unggulan melalui Rumah Belajar Ibadurrahman. Institusi ini mengusung misi menyelenggarakan pendidikan Al-Quran berkualitas, membangun karakter Islami, mengembangkan kecerdasan emosional anak, dan memberdayakan masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Al-Quran.
Antusiasme masyarakat terhadap ajang ini mencerminkan kebangkitan kesadaran akan pentingnya pembinaan generasi Rabanni di tengah derasnya arus globalisasi dan degradasi moral. Keberhasilan penyelenggaraan MHQ ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi lahirnya generasi rabbani yang tidak hanya menguasai hafalan, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai Quran dalam kehidupan sehari-hari.
Acara yang berlangsung selama dua hari ini ditutup dengan pemberian apresiasi kepada para finalis dan komitmen berkelanjutan untuk menggelar kegiatan serupa di masa mendatang sebagai wujud kontribusi nyata dalam pembangunan karakter bangsa.[]
