CILEGON.BCO.CO.ID – Kondisi Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang akan dijadikan jalur mudik ternyata masih belum sepenuhnya dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Kota Cilegon. Padahal, banyak titik di lokasi tersebut yang rusak parah dan dapat menimbulkan korban apabila terjadi kecelakaan apalagi saat musim mudik tiba.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon Erik Airlangga mengatakan, pihaknya sudah pernah melakukan sidak ke Kantor Dinas PUTR Kota Cilegon untuk mempertanyakan kejelasan perbaikan Jalan Lingkar Selatan. Kata Erik, Dinas PUTR Kota Cilegon menargetkan jika perbaikan tambal sulam JLS akan selesai pada H-5 Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah atau lebih lambat dari yang diminta oleh Korlantas Polri.
Selain itu, Erik juga menegaskan jika perbaikan tambal sulam jalan rusak JLS dipastikan akan menggunakan dana APBD alias tidak sepenuhnya memanfaatkan bantuan industri. “Itu menggunakan APBD karena nantikan biaya atau ongkos segala macamnya darimana kalau bukan dari APBD, kalau dari kadis-nya pribadi kan enggak mungkin,” kata Erik Airlangga, Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon, Rabu 29 Maret 2023.
Melihat kondisi saat ini yang masih dibiarkan rusak, Erik pesimis jika Dinas PUTR Kota Cilegon dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut secara tepat waktu. Pasalnya, banyak titik jalan rusak yang harus dilakukan perbaikan segera. “Kalau ini tidak dilakukan sekarang atau besok, mungkin beda lagi ceritanya,” ujarnya.
Dijelaskan, musim mudik lebaran 2023 akan menjadi pertaruhkan bagi Kota Cilegon. Pasalnya, kondisi infrastuktur dan pembangunan di kota industri ini akan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dari berbagai daerah yang melintas ke Cilegon dengan tujuan Pulau Sumatera. “Kalau memang Kota Cilegon ingin dilihat baik, bagus, dan modern tunjukan saat ini. Jangan sampai nanti ini hanya sekedar cerita atau slogan, bahwa Cilegon baru, modern, dan bermartabat namun tenyata realisasinya tidak,” ucap Erik lagi.
Di lain sisi, Erik juga mempertanyakan terkait skema bantuan industri yang rencananya akan membantu perbaikan JLS. Dia bilang, Pemerintah Daerah Kota Cilegon menyebarkan surat edaran yang meminta bantuan para pengusaha di JLS untuk membantu perbaikan jalan tersebut. “Pengusaha di JLS yang bukan industri besar ataupun yang punya galian itu diminta sumbangan seikhlasnya tapi targetnya harus mencapai Rp2,5 miliar,” terangnya. []
