Jumat, Juli 12, 2024
BerandaPolitik479 Caleg Rebutan Kursi Dewan, Pengamat Politik: Caleg Muda Tantangan Bagi Petahana

479 Caleg Rebutan Kursi Dewan, Pengamat Politik: Caleg Muda Tantangan Bagi Petahana

BCO.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon telah mengumumkan 479 calon legislatif (Caleg) dari 18 partai politik yang mengikuti pesta demokrasi pada 14 Februari 2024 nanti. Data KPU Kota Cilegon menyebut, terdapat 310 (64,7 persen) di antaranya merupakan calon laki-laki. Sementara, 169 orang (35,3 persen) merupakan calon berjenis kelamin perempuan.

iklan

Dari data itu pula, 35 caleg yang lolos DCT merupakan petahana atau incumbent atau anggota DPRD Kota Cilegon yang kembali maju pada Pileg 2024. Ratusan caleg dari berbagai kalangan itu nantinya akan memperebutkan suara masyarakat untuk menduduki 40 kursi anggota DPRD Kota Cilegon Periode 2024-2029.

Pengamat politik sekaligus Dosen Universitas Bina Bangsa, Edi M Abduh mengungkapkan, kehadiran caleg-caleg muda yang berasal dari generasi milenial dan Generasi Z memiliki kans yang lebih besar untuk meraup suara rakyat. Menurutnya, caleg anak muda lebih progresif dan kreatif mempromosikan dirinya melalui kekuatan media sosial.

Selain itu, caleg muda juga memiliki kekuatan lebih yang berasal dari ketokohan dan pengaruh orang tuanya. Pasalnya, banyak caleg di Kota Cilegon merupakan anak dari tokoh politik yang sebelumnya banyak berkecimpung di partai politik.

“Orang lama (petahana-Red) yang masih memiliki basis massa yang tetap dengan menjaga konstituennya, ini masih ada peluang meskipun 7,3 persen. Hanya saja banyak caleg baru yang memiliki kans, dan ini ada peluang atau potensial terutama di kaum muda,” papar Edi M Abduh, dikonfirmasi wartawan, Senin 6 November 2023.

Dia juga memandang, politik identitas perlu dilakukan asalkan dibarengi dengan konsistenitas maupun implementasinya. Apabila melihat perbandingan, Edi berujar, delapan orang caleg memperebutkan satu kursi DPRD. Itupun tergantung dengan jumlah daerah pemilihan. Hal ini pula menjadi tantangan bagi petahana dalam mempertahankan kekuatan politiknya.

Sementara itu, masyarakat juga akan melakukan evaluasi terhadap anggota dewan yang sebelumnya menjabat. Apabila memiliki track record yang baik, caleg petahana masih berpotensi terpilih kembali. “Konstituen itu ingin ada gairah baru, dewan baru yang mewarnai. Ya kan pasti ada juga, beberapa evaluasi anggota dewan yang belum bisa menampung aspirasi. Bagi yang sudah terbukti, dewan petahana itu saya yakin konstituennya masih ada. Tapi mereka yang petahana, harus menjawab tantangan dan respons dan bagaimana saat kampanye menjelaskan visi misinya dan langsung membumi ke grass rootnya,” pungkasnya. []

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments