BCO.CO.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar mendukung pelaksanaan Turnamen Mobile Legends Wali Kota Cup 2026. Kompetisi tersebut dinilai dapat menjadi ruang untuk mengembangkan potensi generasi muda sekaligus menjaring bibit atlet esports asal Kota Cilegon. Robinsar mengatakan, perkembangan gim online perlu diarahkan ke kegiatan yang positif dan produktif, serta kemampuan bermain gim yang selama ini identik dengan hiburan dapat dikembangkan menjadi prestasi olahraga apabila dibina secara serius.
“Pertama kami mendukung program Piala Wali Kota Cilegon Cup Mobile Legends ini. Karena game online bukan hanya sarana bermain, kalau bisa digali potensinya bisa jadi atlet yang mewakili Kota Cilegon,” kata Robinsar beberapa waktu lalu.
Ia menilai turnamen menjadi salah satu cara untuk menemukan pemain potensial yang kemudian dapat dibina menjadi atlet esports.
Terlebih, kompetisi tersebut digelar di tengah persiapan menghadapi ajang olahraga daerah. Robinsar berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari proses penjaringan atlet yang nantinya mampu membawa nama Cilegon di tingkat yang lebih tinggi. “Bertepatan dengan ajang Porprov Banten, semoga ajang ini bisa menjadi sarana mencari atlet terbaik mewakili Cilegon di kancah nasional,” ujarnya.
Robinsar juga mendorong Esports Indonesia (ESI) Kota Cilegon untuk memperbanyak kompetisi esports. Menurutnya, kemampuan atlet tidak cukup hanya dibentuk melalui latihan, tetapi juga membutuhkan pengalaman bertanding “Karena memang mencari atlet tidak hanya latihan, tapi perlu dilatih dengan kompetisi. Karena beda atmosfernya, pressure-nya itu yang bakal membedakan,” tutur Robinsar.
Sementara itu, Ketua Jaringan Muda Indonesia (JMI) Kota Cilegon Rahmat Hidayatullah mengatakan, Turnamen Mobile Legends Wali Kota Cup 2026 menjadi ruang kompetisi bagi generasi muda sekaligus bagian dari upaya membangun ekosistem esports di Kota Cilegon.
Sebanyak 64 tim ambil bagian dalam kompetisi yang dijadwalkan berlangsung pada 28-30 Agustus 2026 di Aula Diskominfo, Kota Cilegon yang terbagi dalam dua kategori, yakni 32 tim umum dan 32 tim pelajar.
