Selasa, Februari 24, 2026
BerandaHukum & KriminalBuntut 58 Warga Tumbang Terpapar Bau Kimia, Satreskrim Polres Cilegon Buru Penyebab...

Buntut 58 Warga Tumbang Terpapar Bau Kimia, Satreskrim Polres Cilegon Buru Penyebab Pencemaran di PT Vopak

BCO.CO.ID – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon terus mendalami dugaan insiden pencemaran udara yang bersumber dari kawasan PT Vopak Terminal Merak yang terjadi pada Sabtu 31 Januari 2025 lalu. Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 58 warga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan hingga harus dilarikan ke fasilitas medis.

Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Yoga Tama menyatakan, pihaknya telah bergerak melakukan penyelidikan sejak hari pertama insiden terjadi. Meskipun hingga saat ini belum ada laporan resmi dari masyarakat, kepolisian menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan.

“Masih lidik. Penyelidikan sudah kami lakukan sejak hari pertama kejadian. Kami tidak perlu menunggu adanya laporan masyarakat karena kejadian tersebut sudah jelas terjadi dan itu menjadi dasar kami untuk melakukan penyelidikan,” kata AKP Yoga Tama saat dikonfirmasi, Rabu 4 Februari 2025.

iklan

Yoga menjelaskan, fokus penyelidikan saat ini diarahkan pada aspek teknis operasional perusahaan. Sejumlah saksi dari internal perusahaan pun telah dipanggil untuk dimintai keterangan, terutama mereka yang bertanggung jawab pada sistem keamanan dan operasional.

“Terutama terkait staf teknis yang berkaitan langsung dengan kejadian, seperti bagian HSE (Health, Safety, and Environment) dan jabatan teknis lainnya, termasuk teknisi. Kami ingin memastikan apakah ada pelanggaran SOP atau kelalaian dalam proses operasional,” tegasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa mengambil kesimpulan terkait penyebab pasti maupun penetapan tersangka. Polisi masih menunggu bukti otentik berupa hasil uji laboratorium untuk mengetahui kandungan zat yang mencemari udara di sekitar wilayah terdampak.

“Nanti akan ada kesimpulan, tapi saat ini masih dalam rangka penyelidikan. Terutama karena hasil uji laboratorium juga belum keluar,” pungkasnya.

Pihak kepolisian memastikan akan menangani kasus ini secara profesional guna memberikan kepastian hukum dan menjawab keresahan warga yang terdampak polusi udara tersebut. []

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Recent Comments